Bahan Renungan

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan hartamu, tetapi Allah melihat kepada hati dan amalmu” (H.R. Muslim)

Rasulullah SAW bersabda: Tuhanku telah menawarkan kepadaku untuk menjadikan lapangan di kota Mekah menjadi emas. Aku berkata, “Jangan Engkau jadikan emas wahai Tuhan! Tetapi cukuplah bagiku merasa kenyang sehari, lapar sehari. Apabila aku lapar, maka aku dapat menghadap dan mengingatMu. Dan ketika aku kenyang aku dapat bersyukur memujiMu”
(H.R. Ahmad & Tarmidzi)

“Relakanlan hatimu dengan sesuatu yang Allah berikan untukmu, niscaya engkau menjadi orang yang paling kaya”
(Abdullah bin Mas’ud r.a)

Abdullah bin Abbas berkata:
“Sesungguhnya Allah Ta’ala menjadikan dunia terdiri atas tiga bagian: sebagian bagi mukminin, sebagian bagi orang munafik, sebagian bagi orang kafir. Maka orang mukmin menyiapkan perbekalan, orang munafik menjadikannya perhiasan, dan orang kafir menjadikannya tempat bersenang-senang.

Nasihat Luqman Al Hakim kepada anaknya:
“Wahai anakku,
bermusyawarahlah dengan orang yang berpengalaman,
karena ia memberimu dari pendapatnya sesuatu yang diperolehnya dengan mahal,
sedangkan engkau mengambilnya secara cuma-cuma.



“Percuma hidup di dunia kalau di alam keabadian nanti tidak masuk surga”

(Bahan Renungan Kalbu – Ir. Permadi Alibasyah)

“Adalah akan jauh lebih baik bila anda menemukan kebenaran dari hasil perenungan sendiri daripada menerima suatu kebenaran dari orang lain (pepatah Barat mengatakan: ” I hear I forget, I see I know, I do I understand.”)
(Bahan Renungan Kalbu – Ir. Permadi Alibasyah)


“Celupkan tanganmu ke dalam lautan kemudian angkat, air yang tersisa di tanganmu itu adalah dunia, sedangkan lautan itu adalah akhirat…”

Rasulullah SAW, manusia yang paling bijak dan paling mulia yang menjadi panutan kita, dalam suatu hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari pernah bersabda:
“Aku telah datang ke surga, maka terlihat olehku kebanyakan mereka adalah para fakir miskin; dan tatkala aku menjenguk ke neraka, terlihat olehku kebanyakan mereka adalah perempuan.”

4 thoughts on “Bahan Renungan

  1. mmm…kl buat gina..
    bukan hanya untuk renungan..tp jd sentilan hehehehe..
    rajin-rajin nulis y da..
    bagi-bagi ilmu dan bagi-bagi cerita..
    jadi insya Allah bisa bermanfaat buat banyak orang..amin🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s