Muhammad the true inspiring romance

Muhammad SAW, The Inspiring Romance
(Pengarang: Hatta Syamsuddin, Lc)
Sabda Rasulullah, “Sesungguhnya orang yang terbaik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap istrinya. Dan aku adalah yang terbaik pada istri dari kamu sekalian” (HR.Tirmidzi dan Ibnu Hibban)
Rasulullah adalah pribadi yang menginspirasi, The True Idol (idola muslim yang sebenarnya), yang wajib kita teladani, ini adalah kenyataan yang mahsyur. Akan tetapi jika keteladanan itu adalah dalam masalah romantisme, tampaknya belum terlalu banyak digali. Empat puluh inspirasi romantisme gaya Nabi SAW terelaborasi begitu indah dalam buku ini. Uniknya, begitu banyak hal renik namun sarat ibrah dari peta perjalanan hidup Baginda Rasulullah, yang jarang diketahui masyarakat luas. Kisah-kisah yang bahkan di khotbah-khotbah pernikahan atau buku-buku pernikahan lainnya pun jarang disentuh. Padahal, kisah tersebut shahih adanya.
Di buku ini penulis mampu mereview penggal-penggal menawan dan menyajikannya secara cantik. Di buku ini pasangan suami istri dapat belajar mengaplikasikan bagaimana gambaran Rasulullah menjalani kehidupan rumah tangganya. Ada pandangan bahwa romantis itu melalaikan seseorang dari dzikir kepada Allah dan cenderung mengikuti gaya orang barat. Namun, di buku ini penulis mampu merangkai antara ibadah, dakwah dan romantis, kita akan diberikan petunjuk-petunjuk yang sesuai dengan kehidupan Rasulullah berdasarkan dalil-dalilnya. Buku ini menyajikan dengan lengkap mengenai cara mengarungi bahtera rumah tangga mulai dari menjelang pernikahan hingga pernikahan berumur puluhan tahun, lengkap juga dengan “pahit manis” yang akan ditemui dalam bahtera rumah tangga serta cara menghadapinya. Buku ini terdiri dari 8 Bab yaitu: 1.Ada getar berujung mesra, 2.Malam janganlah cepat berlalu mentari perlahanlah sejenak, 3.Taaruf kedua berbuah cinta selamanya, 4.Aku ingin mengenalmu lebih jauh, 5.Bersama cinta tiada lagi kesendirian, 6.Ibadah dan Dakwah: puncak inspirasi romantis kita (shalat berjamaah, malam-malam mengharukan jiwa, lebih mesra bersama Al-Qur’an, menjadi cerdas bersama pasangan, Nggak dakwah Nggak romantis), 7.Romantis itu butuh kreativitas, 8.Ajari aku tentang cinta.
Penulis: Saya ragu apakah pasangan yang telah lama menikah masih sempat memaknai arti ‘romantis’ atau tidak. Yang saya tahu sebagian dari mereka cenderung memahami romantis lebih ke arah cengeng, melankolis, atau bahkan ikut-ikutan gaya barat. Belum lagi untuk para aktivis yang mempunyai jam tinggi. Romantis? Mana sempat Akh?. Rasulullah adalah manusia paling berat amanahnya, paling padat aktivitasnya, namun beliau tetap menjaga suasana rumah tangganya agar tetap ceria. Lantas, apakah kita yang hanya mengemban sejengkal amanah dan usia baru beranjak dewasa, tiba-tiba mengatakan romantic sudah out of date alias kadaluwarsa?
Akhirnya boleh jadi usia pernikahan terus bertambah namun nilai-nilai romantisme lah yang akan membuat hidup kita lebih berwarna, atau bahkan kembali muda. Dan, semoga dengan membaca buku ini akan bertambah perasaan kagum dan terpesona kita kepada The True Idol kita, Qudwah hasanah kita yaitu Rasulullah SAW.

One thought on “Muhammad the true inspiring romance

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s